Home » » Merek Global Boikot Iklan di YouTube Akankah Youtuber Bangkrut ?

Merek Global Boikot Iklan di YouTube Akankah Youtuber Bangkrut ?

Diposting pada Sabtu, 01 Juli 2017 | 22.31

Hotkla Blog |
Mungkin akhir-akhir ini Anda menyaksikan banyak video di YouTube tanpa ada tayangan iklan apapun. Hal ini disebabkan para pemilik merek global (merek terkenal) yang juga sebagai pengiklan besar melaksanakan boikot menarik iklannya dari YouTube.

Perusahaan besar yang menarik iklannya antara lain : Havas Group (O2 , Royal Mail , BBC , Dominos , Hyundai Kia) , L'Oreal , RBS , Audi , Mark & Spencer dan lain-lain.

Merek Global Boikot Iklan di YouTube , akankah youtuber gulung tikar ?

Penyebab Boikot Iklan YouTube

Penarikan itu dilakukan menyusul temuan surat kabar Times yang menyebutkan bahwa sejumlah iklan dari merek terkenal muncul di konten-konten pendukung kelompok ekstrimis.

Sedangkan menurut Youtuber terkenal , PewDiePie hal tersebut disebabkan oleh pihak surat kabar The Wall Street Journal (musuh dari youtube) telah melaksanakan provokasi ke perusahaan besar untuk menarik iklannya dari YouTube dengan cara menunjukkan bukti screenshoot video-video YouTube dengan konten terkait kelompok ekstrimis. Konten tersebut disisipi iklan-iklan ibarat Coca Cola , Hyunday dan lain-lain.

Dengan munculnya iklan di konten kelompok ekstrimis , Banyak pihak yang menganggap bahwa merek-merek tersebut telah mendonasikan uang kepada kolompok penyebar ujaran kebencian , ideologi nazisme dan lain-lain.

Pihak google sendiri telah meminta maaf atas kejadian tersebut , dan akan meninjau ulang iklan-iklan mereka yang ada di konten-konten untuk memastikan baik atau buruknya isi konten sehingga memutuskan pantas atau tidaknya meletakkan iklan di konten tersebut.

Kebijakan Baru di YouTube

Hal ini pula yang mengakibatkan pihak youtube membuat kebijakan gres yaitu mengharuskan tiap channel mencapai 10.000 views untuk bisa mengajukan pemasangan iklan YouTube. Tentu syarat ibarat ini bagi sebagian besar youtuber cukup sulit untuk dapat tercapai targetnya. Dan alhasil para content creator sulit untuk dapat mendulang penghasilan.

Seperti yang kita tahu untuk menghasilkan suatu karya video di YouTube , para youtuber juga harus memiliki 'modal' untuk dapat menunjang karyanya itu. Misalnya : para Youtuber perlu memiliki kamera , quota internet high speed , laptop , software editing dll.

Youtuber Terancam Bangkrut

Kini jumlah pengiklan menurun sampai drastis , secara otomatis menunjukkan pengaruh terhadap jumlah pendapatan yang dibagikan oleh YouTube kepada para Youtuber.

Sebagai pola , salah satu Youtuber yang amat populer di dunia PewDiePie menyatakan bahwa penghasilan Adsense yang ia terima selama beberapa ahad terakhir mengalami penurunan yang sangat tajam. Ia hanya mendapat 100 US$ pada salah satu videonya yang telah ditonton tak kurang dari 3 juta kali.

Sedangkan Youtuber lokal Tara Arts menyatakan bahwa pada kondisi normal mereka bisa menerima sekitar 100 US$ untuk 100.000 penayangan video. Namun , selama beberapa ahad terakhir mereka hanya menerima tak lebih dari 2 US$ untuk 100.000 views.

Dari penuturan di atas menunjukan bahwa efek dari perginya sejumlah pengiklan besar dari YouTube mensugesti semua content creator di banyak sekali negara. Jika kondisi ini berlangsung terus menerus , bukan tidak mungkin pihak YouTube akan mengalami kebangkrutan bersama dengan para Youtuber secara massal.

Meski semua telah terjadi , Saya yakin bahwa pihak Google sebagai perusahaan periklanan raksasa akan bisa mengatasi semua itu. Dan bagi rekan-rekan tetaplah bersemangat dalam kreasi menghasilkan konten-konten video berkualitas

Mungkin diantara kita ada yang berkata bahwa "uang bukanlah segalanya , yang penting yakni karya". Bila kita meninjau kembali terhadap biaya yang dikeluarkan begitu banyak dan waktu berjam-jam yang diharapkan untuk membuat suatu konten , Maka secara budi tidaklah mungkin para youtuber melaksanakan semua itu tanpa mengharapkan hasilnya bukan ?

Penghargaan Untuk Content Creator

Kalau boleh menunjukkan saran , Bila Anda sedang menonton salah satu konten video dan ada tayangan iklan , Upayakanlah tidak melaksanakan skip (tidak harus loh). tontonlah minimal sampai 30 detik tayangan iklannya (Bila kurang dari 30 detik maka para pengiklan tidak dikenakan biaya tayangan).

Hal ini sebagai salah satu bentuk penghargaan (timbal balik) bagi para content creator yang telah berupaya menghibur atau mengembangkan informasi. Penghargaan ini paling tidak akan menambah semangat para Youtuber untuk lebih berkreasi dalam meningkatkan kualitas kontennya itu.

Kalau dihitung-hitung , panjang tayangan iklan juga tidak terlalu lama dan anggap saja adegan menarik dari video tersebut. Kalau saya pribadi menyukai tayangan iklan yang bermusik karena bunyi musik stereo-nya enak dikuping yang ber-headphone.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.