Home » » Hindari 9 Kesalahan Fatal Dalam Membuat Surat Lamaran Kerja

Hindari 9 Kesalahan Fatal Dalam Membuat Surat Lamaran Kerja

Diposting pada Rabu, 05 Juli 2017 | 22.31

Hotkla Blog |
Hindari 9 Kesalahan Fatal Dalam Membuat Surat Lamaran Kerja ~ Sebuah surat lamaran kerja merupakan bab terpenting dalam perjuangan untuk menerima pekerjaan. Surat ini tidak boleh asal jadi , kesalahan-kesalahan kecil dalam pembuatannya bisa mengakibatkan lamaran si calon pekerja berakhir di daerah sampah.

Nah , Berikut ini hindari 9 kesalahan fatal dalam membuat surat lamaran kerja , silahkan disimak :

hindari 9 kesalahan fatal dalam membuat surat lamaran kerja

9 Kesalahan Fatal dalam Membuat Surat Lamaran Kerja


1. Kesalahan Penulisan

Pastikan membaca kembali surat lamaran kerja setelah selesai membuatnya dengan teliti supaya tidak ada kesalahan penulisan ejaan / ketikan. Mungkin hal ini sepele , namun kesalahan ini akan membuktikan bahwa ketelitian calon pekerja sangatlah minim. Baca dan cek ulang hingga lebih dari 3x sebelum mengirimkan surat lamaran.

2. Kesalahan Jenis Penulisan

Perhatikan syarat / format lamaran kerja yang diberikan pihak perusahaan , Ada perusahaan yang mengharuskan penulisan lamaran kerja menggunakan tulis tangan , ada pula yang bisa bebas. Meski jaman sudah digital , Namun tidak sedikit pula perusahaan yang masih menginginkan tulis tangan di sebuah surat lamaran kerja. Karena itu jangan hingga terjadi kesalahan saat pihak perusahaan menginginkan tulis tangan tapi yang dibuat melalui printing komputer.

3. Koreksi Tulisan

Memperbaiki kesalahan tulis tangan atau printing komputer sebaiknya tidak menggunakan alat koreksi (Mis. : Tip-Ex , Penghapus lainnya). Kesan kotor dan ceroboh akan melekat pada diri si calon pekerja. Lakukan pengeditan kesalahan di komputer dan print ulang , Bila menulis manual , perbaikilah dengan menulis ulang dari awal.

artikel lainnya : Contoh Surat Lamaran Kerja Umum yang Baik dan Benar

4. Kesalahan Pencantuman Posisi Kerja

Beberapa perusahaan menggunakan isyarat untuk menyingkat dan membedakan posisi pekerjaan , Misalnya AD (Admintrasi) , KP (Kepala Produksi) , SP (Staff Personalia) dan lain-lain. Pastikan isyarat posisi yang sesuai dengan keinginan telah tercantum dengan benar , Sehingga tidak terjadi kesalahan yang bisa berakibat fatal pada surat lamaran kerja.

Bila perusahaan tidak menggunakan kode-kode , Tuliskan dengan terperinci posisi kerja yang ditawarkan oleh pihak perusahaan.

5. Terlalu Panjang

Tidaklah perlu membuat surat lamaran hingga panjang lebar ibarat cerita. Hal ini akan membuat alis mata naik dan lamaran tidak akan dibaca. Buatlah yang singkat , padat dan jelas.

6. Gunakan Bahasa Baku

Jangan sekali-kali menggunakan bahasa gaul ! , Pergunakanlah Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Minta teman-temanmu membantu membaca untuk memastikan tidak ada yang gila dengan tulisanmu.

7. Menulis Pengalaman yang Tak Berhubungan

Jangan menuliskan pengalaman yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang dilamar , Misalnya saja Anda pernah menjadi pimpinan organisasi , keanggotaan klub , hobi dan lain-lain

8. Kesalahan Menulis Nama Perusahaan

Tidak sedikit yang menulis lamaran kerja untuk kemudian dikirimkan ke banyak perusahaan dengan keinginan supaya semakin besar kemungkinan untuk menerima pekerjaan. Hal ini sah-sah saja dilakukan , Namun ada hal yang patut diperhatikan yaitu penulisan nama perusahaan , Penulisan ini jangan hingga terjadi kekeliruan dimana perusahaan A menjadi nama perusahaan B tentu hal ini akan menjadi kesalahan yang amat fatal dan memalukan bukan ?

9. Satu Surat untuk Semua

Hindari membuat surat lamaran kerja yang sama untuk melamar ke aneka macam perusahaan yang profesinya tidak sama. Setiap perusahaan tentu menginginkan dan mensyaratkan hal yang berbeda-beda bagi calon pegawai , Karena itu jangan membuat surat yang sama dengan hanya mengganti alamat perusahaan saja.

Ada pepatah mengatakan bahwa "kesempatan tidak akan datang kedua kalinya" alasannya yaitu itu pastikan Anda terhindar dari 9 kesalahan fatal dalam membuat surat lamaran kerja supaya kesempatan kerja tidak hilang begitu saja. Semoga bermanfaat.


0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.