Home » » Kesuksesan Drone Rakitan BPPT

Kesuksesan Drone Rakitan BPPT

Diposting pada Senin, 29 Mei 2017 | 23.03

Tim peneliti dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah berhasil menerbangkan drone buatan mereka, selama 7 jam tanpa henti dalam uji coba pesawat udara tanpa awak, yang diberi nama Alap-Alap PA4 di Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (21/5/2017).Menurut keterangan yang disampaikan Biro Humas BPPT, disebutkan bahwa selama terbang selama 7 jam itu, drone ini sanggup menjelajah wilayah sejauh 623 km dan menempuh jarak terjauh 100 km pada ketinggian 5.000 kaki.
Dalam uji ketahanan itu, sesuai dengan misi yang diembannya, Alap-alap PA4 selesai melakukan misi pemetaan seluas 750 hektar, yaitu pemetaan udara dan pengawasan dari udara.
Kepala program Drone BPPT, Joko Purwono menyatakan gimbal (rumah kamera) yang dibawa drone itu sanggup memonitor visual dari udara secara online.


Drone Alap-Alap PA4
Disebutkan juga, keunggulan drone Alap-alap PA4 adalah dapat melakukan pemetaan pada lokasi sejauh 50-80 km. Kemampuan pemetaan lebih dari 2.600 hektare per jam terbang dengan resolusi 13 cm/pixel.
Menurut Joko, Alap-alap PA4 sangat efisien untuk membantu pengawasan kawasan hutan, dikarenakan hutan seluas satu juta hektar dapat dipetakan hanya dalam 76 hari terbang.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dinilai perlu memiliki skuadron drone Alap-alap PA4 ini guna membantu pengawasan kawasan hutan di Sumatera dan Kalimantan yang luasnya jutaan hektar.



Deputi Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa BPPT Wahyu W Pandoe menyatakan, pihaknya akan berusaha untuk mewujudkan supaya drone hasil karya BPPT itu bisa dimanfaatkan oleh institusi pemerintah yang memerlukannya, baik untuk keperluan militer maupun kepentingan sipil.
Momentum Hari Kebangkitan Nasional dijadikan BPPT sebagai tonggak agar drone itu dapat dimanfaatkan untuk kedaulatan Tanah Air.


0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.