Home » » Ini Penyebab Produk Anda Kurang Laku Dijual

Ini Penyebab Produk Anda Kurang Laku Dijual

Written By Akunews on Minggu, 11 Januari 2015 | 20.37

Sudah mengeluarkan banyak modal untuk berwirausaha, namun kenyataan pahit harus dirasakan. Ya, salah satu kekhawatiran dari seorang wirausahawan adalah tidak lakunya produk yang dijual atau tidak lakunya jasa yang ditawarkan. Permasalahan ini sering kali membuat para wirausahawan gulung tikar dan putus asa. Bila memang Anda memiliki masalah klasik ini, jangan terburu-buru untuk frustasi karena salah satu solusi terbaik adalah mengetahui apa penyebabnya.

Ya, segera ketahui penyebabnya mengapa produk Anda kurang laku? Dan berbahagialah bila Anda sudah mengetahui penyebabnya karena dapat langsung diperbaiki. Jika dari awal sudah tidak mengetahui penyebab produk tidak laku, lalu apa yang akan diperbaiki atau dirubah? Nah, berikut ini adalah beberapa contoh penyebab mengapa produk kurang laku dipasaran:

1. Promosi yang Dilakukan Kurang Maksimal

Pentingnya memberitahu khalayak ramai tentang produk Anda. Jadi, pastikan promosi yang dilakukan sudah maksimal dan tepat sasaran. Jika tidak ada promosi atau promosi kurang maksimal, bagaimana mungkin orang akan membeli produk Anda? Jadi, kesimpulannya kegiatan pengenalan produk (advertising) menjadi bagian yang paling penting dalam usaha marketing usaha Anda.

Sudah banyak alternatif untuk mempromosikan produk, salah satunya adalah melalui internet yakni dengan sosial media, forum, situs jual beli atau secara konvensional melalui brosur, banner, maupun surat kabar. Jangan terlalu pelit mengeluarkan anggaran untuk mempromosikan produk Anda.

2. Mungkin Harga Lebih Mahal

Produk apa yang Anda jual? Lalu apakah Anda sudah memeriksa harga pasaran umum? Tujuan berbisnis memang untuk mendapatkan keuntungan, namun jika harus membanderol produk dengan lebih mahal demi keuntungan besar justru akan mematikan bisnis Anda. Sebagai contoh Anda menjual tenda dome merek A dengan kapasitas 5 orang seharga Rp 550 ribu.

Padahal untuk penjual lain membanderolnya hanya kisaran sesuai harga pasaran Rp 500 ribu saja. Tentu orang akan memilih yang lebih murah sementara produknya sama. Perlu diingat bahwa bisnis online memiliki persaingan sangat ketat, beda harga tipis saja bisa berpengaruh.

3. Kualitas yang Buruk

Kualitas produk adalah yang terutama. Pastikan seluruh produk Anda memiliki kualitas bagus, maksudnya adalah tidak ada cacat, tidak ada warna luntur dan sebagainya. Pentingnya setiap beberapa hari sekali Anda mengecek kondisi barang apakah masih dalam kondisi baik atau tidak. Sekali pelanggan kecewa, maka memungkinkan Anda kehilangan mereka.

4. Tidak ada Garansi

Mengenai garansi mungkin dikhususkan untuk barang-barang beresiko, seperti barang elektronik. Mana mungkin pelanggan akan mengambil resiko untuk membeli barang rawan rusak tanpa garansi? Produk-produk black market umumnya tidak memiliki layanan ini.

5. Produk yang Tidak Diminati

Ini adalah salah satu faktor sangat berpengaruh mengapa produk yang dijual tidak laku. Produk yang tidak diminati atau tidak cocok bagi orang-orang sekitar Anda. Sebagai contoh Anda menjual produk obat pertanian seperti pupuk atau pestisida di kawasan pertokoan kota besar.

Mana mungkin produk ini laris? Sedangkan didaerah kota besar sudah jarang ditemui kawasan pertanian. Kecocokan produk tersebut adalah di daerah pedesaan yang masih banyak ditemui petani dan lahan pertaniannya masih luas. Tidak menjamin produk murah dengan promosi besar-besaran akan laris selama produk tersebut tidak cocok disuatu tempat.

6. Layanan Buruk

Puaskan pelanggan dengan pelayanan prima, sebagai contoh bila ada calon pembeli yang bertanya tentang spesifikasi produk dan perbandingannya antara produk A dan B maka Anda harus dengan sabar menerangkannya. Jika tidak bertanya langsung kepada penjual, mereka akan bertanya dengan siapa?  Beberapa produk bahkan harus Anda antarkan ke rumah pembeli, seperti perangkat elektronik berukuran besar, maupun produk furniture. Jika tidak demikian, Anda akan kalah saing dengan penjual lain yang lebih memberikan pelayanan prima.

7. Tidak Memiliki Keunikan


Khusus untuk produk kuliner, salah satu yang membuat larisnya produk adalah rasa yang dianggap enak oleh konsumen. Mana mungkin sebuah produk kuliner dengan rasa tidak enak akan laris, kecuali Anda menjual jamu tradisional. Selain itu jangan sekali menurunkan kualitas bila Anda sudah mendapatkan produk dengan rasa pas.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.