Home » , » Beginilah Ketika Obama Lupa Bawa BlackBerry

Beginilah Ketika Obama Lupa Bawa BlackBerry

Written By Shinta Joana on Sabtu, 13 Desember 2014 | 17.55


Alat komunikasi saat ini bukan hanya sekedar pelengkap atau gaya hidup, namun sudah menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi. Apalagi bagi seseorang yang memiliki jalm terbang yang cukup tinggi seperti pejabat atau presiden sekalipun. Dengan adanya alat komunikasi yang canggih dan mudah untuk di bawa ke mana-mana membuat komunikasi yang akan dilakukan menjadi lebih baik.

Namun apa jadinya jika salah satu dari alat komunikasi tersebut tidak kita bawa bersama kita karena lupa atau tertinggal? Tentu hal tersebut akan berpengaruh kepada akses komunikasi yang akan kita lakukan. Proses penyampaian dan penerimaan informasi pun dapat terganggu. Tapi kita juga tidak bisa memungkiri bahwa manusia ada kalanya juga bisa lupa. Hal tersebut juga sempat dialami oleh presiden Amerika Serikat, yang dikenal dengan sebutan Obama.

Saat hendak menaiki helikopter Marine One untuk penerbangan domestik akhir minggu lalu, Obama tiba-tiba memutar badan dan kembali masuk ke Gedung Putih. “Ada yang ketinggalan,” kata Obama pada kerumunan wartawan yang hendak melepas kepergiannya. Para agen pengawal yang lebih dikenal sebagai Secret Service bergegas mengejarnya sambil berlari kecil.

Obama Mengambil Sesuatu yang Tertinggal

Anda tahu apa yang tertinggal tersebut sehingga membuat seorang Obama yang tadinya sudah siap untuk berangkat kemudian memutuskan kembali lagi ke Gedung Putih? Ternyata yang tertinggal adalah smartphone BlackBerry sang presiden. Beberapa saat kemudian dia sudah keluar lagi sambil menggenggam perangkat itu.

“Pernahkah kalian melupakan sesuatu?” tanya Obama kepada rombongan wartawan. “Saya lupa membawa BlackBerry saya,” katanya lagi sambil tersenyum. Obama memang dikenal sebagai pengguna setia BlackBerry sejak masa kampanye presiden pada 2008 yang lalu. BlackBerry milik Obama “dioprek” secara khusus oleh dinas intelijen National Security Agency (NSA) agar benar-benar aman dan masih bisa dipakai untuk berkomunikasi. Fungsi-fungsi sebenarnya dari perangkat tersebut dirahasiakan agar tidak diketahui oleh publik.


Pihak Gedung Putih dikabarkan tengah menguji smartphone lain, termasuk model-model Android buatan LG dan Samsung, yang rencananya akan digunakan untuk menggantikan BlackBerry milik Obama tersebut. Namun, hingga kini tampaknya ia masih setia dengan pabrikan yang sedang berjuang untuk melakukan come back itu.

0 komentar:

Posting Komentar