Home » » Awas! Facebook Akan Invasi Ruang Kerja Anda

Awas! Facebook Akan Invasi Ruang Kerja Anda

Diposting pada Kamis, 04 Desember 2014 | 18.25


Sebagai sebuah media sosial yang sangat popular hingga saat ini, Facebook kini sudah memiliki pengguna sekitar 1,3 miliar akun. Dengan sekian banyak pengguna, tampaknya tidak menghentikan langkah Facebook untuk terus mencari pengguna baru di segmen yang lain, yaitu para profesional atau para pekerja. Itu artinya Facebook akan berusaha menyaingi LinkedIn dan Google karena kedua platform tersebut telah lebih dulu berada pada segemen yang dimaksud.

Segemen para pekerja adalah segemen yang menarik di mana para pekerja profesional akan terhubung dengan rekan-rekan mereka dan saling berbagi banyak hal melalui internet. Facebook tampaknya akan membantu rekan-rekan kerja untuk saling terhubung dan melakukan chatting dan berkolaborasi atas dokumen kerja yang sebenarnya berarti menyalin dan menyisipkan beberapa hal.

Salah satu platform yang menangani segemen pekerja profesional ini adalah Yammer. Yammer memungkinkan jenis interaksi antarpekerja profesional dan dilaporkan telah digunakan oleh lebih dari 200.000 perusahaan di seluruh dunia.

Siapa Saja Pengguna Facebook

Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, telah mengidentifikasi bahwa pengguna memiliki dua identitas, yaitu profesional dan pribadi. Untuk identitas pribadi Facebook sudah sangat berhasil karena kini penggunanya berjumlah 1,3 miliar akun. Namun di identitas profesional, Facebook belum memulai apapun, sehingga diperlukan langkah yang serius untuk menuju ke sana.

Hal yang patut dikhawatirkan adalah kecenderungan jaringan sosial yang membuat pekerja atau pengguna menjadi kurang produktif karena lebih asyik dengan jejaringan sosial tersebut dibandingkan dengan bekerja. Hal ini telah menjadi kekhawatiran banyak perusahaan sehingga mereka cenderung membatasi akses pekerja atau karyawan mereka ke jejaringan sosial.

Ketika Facebook nantinya menjadi saluran bagi para pekerja profesional dan digunakan oleh perusahaan, hal ini menjadi tidak terelakkan dan membuat tugas baru bagi perusahaan, sementara tugas perusahaan selama ini sudah sangat banyak.

Selain itu, selama ini Facebook cenderung tida peduli dengan masalah privasi penggunanya. Hal ini akan menjadi masalah besar ketika Facebook digunakan oleh pekerja profesional nantinya. Seperti apa bentuk Facebook untuk para pekerja profesional ini memang belum jelas. Namun, sudah seharusnya pekerja mengabaikan jejaringan sosial demi menjaga efektivitas dan produktivitas selama bekerja.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.